
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Barat melalui Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) melaksanakan patroli rutin, Rabu (13/8). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Trantibum, Fathan Rasyid, dengan menyisir wilayah Kota Krui dan sejumlah titik rawan gangguan ketertiban umum.
Sasaran patroli meliputi sekolah-sekolah, rumah kos, serta lokasi yang selama ini terindikasi menjadi tempat pelajar membolos sekolah. Dalam giat tersebut, petugas mendapati 11 pelajar dari tingkat SMP dan sekolah kejuruan sedang membolos di beberapa lokasi, 5 diantaranya di kawasan wisata Labuhan Jukung dan 6 lainnya di rental PlayStation Rawas

Para pelajar yang terjaring langsung dibawa ke kantor Satpol PP. Pihak petugas kemudian menghubungi dewan guru dari masing-masing sekolah untuk proses tindak lanjut. Sebelum dikembalikan, mereka didata, dibina, diberi pengarahan terkait dampak negatif membolos sekolah, serta diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan, siswa tersebut mengakui bahwa dirinya bolos sekolah dengan alasan tanpa izin orang tua, terlambat ke sekolah, maupun hanya sekedar untuk bermain PS.
Kabid Trantibum, Fathan Rasyid, S.Pd., yang mewakili Kasat Pol PP dan Damkar, Cahyadi Muis, S.IP., menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata peran pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum, khususnya di kalangan pelajar.
“Bolos sekolah bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga berpengaruh pada masa depan dan moral generasi muda. Kami akan terus melakukan patroli sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.
Patroli rutin ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif agar pelajar lebih disiplin dan fokus menuntut ilmu, serta menjauhkan mereka dari aktivitas yang dapat merugikan diri dan lingkungan.